Instalasi Gawat Darurat

Ruang Instalasi Gawat Darurat merupakan salah satu pintu masuk di RSUD dr R Soetrasno Rembang berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan yang sesuai dengan standart kualitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Untuk memenuhi standart kualitas penyelengaraan pelayanan kesehatan maka pada tanggal 8 Oktober 2010 R. IGD telah berhasil memperoleh pengakuan ISO 9001 : 2008

Prosedur IGD ditetapkan untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan yang bermutu dan memuaskan , dimana prosedur IGD mencakup pendaftaran, triase/pemilahan, pemeriksaan oleh dokter dan perawat, petugas penunjang diagnostic, farmasi, dan keuangan yang terkait dengan prosedur IGD

Untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan yang memuaskan dan bermutu maka R. IGD setiap bulan melaksanakan survey kepuasan terhadap pelayanan IGD, dimana survey kepuasan itu mencakup :

  1. Dokter segera memeriksa pasien yang datang
  2. Dokter bersikap ramah terhadap pasien
  3. Perawat melayani pasien dengan sepenuh hati
  4. Perawat bersikap ramah terhadap pasien
  5. Perawat mau datang dengan segera terhadap keluhan penyakit pasien
  6. Ruangan terlihat bersih, rapi, dan terasa nyaman

Hasil survey kepuasan yang dilaksanakan pada bulan September sebesar 89 %, bulan Oktober sebesar 90 %, dan bulan Nopember sebesar 92 %, dimana standart ISO adalah sebesar 80 %, ini berarti pelayanan yang telah dilaksanakan R. IGD telah melampaui target yang telah ditetapkan dan pasien benar – benar merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.

Disamping melaksanakan survey kepuasan, untuk menunjang peningkatan pelayanan, R. IGD juga melaksanakan Sasaran Mutu, IGD kecildimana sasaran mutu berisi respon time tindakan, dimana respon time berisi :

1. Respon time Triase, maksimal 3 menit, untuk mencapai target itu maka dilaksanakan rencana kerja sebagai berikut :

  • Mempersiapkan perlengkapan alat yang sesuai
  • Menerima pasien
  • Melaksanakan pemeriksaan fisik
  • Menentukan pemberian label warna

2.   Respon time Pemeriksaan dokter dan perawat, maksimal lima menit, untuk mencapai target itu maka dilaksanakan rencana kerja sebagai berikut :

  • Melaksanakan pemeriksaan TTV
  • Melaksanakan pemeriksaan fisik
  • Melaksanakan anamnesa
  • Memberikan therapy
  • Melaksanakan therapy

3.       Respon time Penatalaksanaan IGD, maksimal 1,5 jam, untuk mencapai target itu maka dilaksanakan rencana kerja sebagai berikut :

  • Melaksanakan tindakan keperawatan
  • Melaksanakan dokementasi keperawatan
  • Menghubungi ruangan untuk kesiapan tempat
  • Mengantar pasien ke ruang rawat inap

Kegiatan sasaran mutu telah dilaksanakan dengan jalan mendokumentasikan setiap kali menangani pasien yang masuk R. IGD baik itu pasien rawat jalan maupun pasien rawat inap. Pendokumentasian dilaksanakan setiap hari dan direkap setiap bulan untuk menghitung target pencapaian yang telah ditetapkan . Hasil penghitungan sasaran mutu IGD adalah sebagai berikut Respon time triase sebesar 94,8 % ( standart pencapaian 90 % ), Respon time pemeriksaan dokter dan perawat sebesar 97,8 % (standart pencapaian 90 %), Respon time penatalaksanaan IGD sebesar 98,5 % ( standart pencapaian 80 %), dengan hasil seperti itu maka dapat disimpulkan sasaran mutu di IGD telah melampaui target yang telah ditetapkan.

Untuk lebih meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan tentang kegawat daruratan dokter jaga dan perawat IGD, juga telah mengadakan pelatihan dokter dan perawat mahir yang telah dilaksanakan pada tanggal 16 dan 18 Desember 2010, yang dihadiri oleh dokter jaga IGD, perawat IGD, dan perawat ruang rawat inap. Dimana dalam pelatihan itu diberikan refresing oleh dokter spesialis penyakit dalam ( memberikan materi tentang Sepsis Syndrome,Pathophysiology and management of Acute Coronary Syndrome, Complication of Diebetus Mellitus ), dokter spesialis penyakit kandungan ( memberikan materi tentang Postpartum Hemorrhage dan Syok, Pregnancy Induce Hypertension, Management of Antepartum Fetal Death, Cervical Ripening, Partograms and Assesment of Progress in Labour, Gynecologic Emergencies, Obstetrical Emergency ), dokter spesialis anak ( memberikan materi tentang Tata laksana Kegawatan pada Anak, Diare Akut, Kegawatan Astma Attack ), dokter spesialis bedah ( memberikan materi tentang Kegawatan Abdoment, Abdoment Acute, Nyeri Abdoment, dan Kegawatan pada Combustio ), disamping materi 4 spesialisasi dasar, pada refresing tersebut juga mendapat tambahan dari dokter spesialis Radiologi tentang Review Fiti Polos dan CT scan Kepala Emergency.

JENIS PELAYANAN

  • Pelayanan Ambulan
  • Kejadian Luar Biasa dan Bencana
  • Triase dan Obsevasi Non Bedah
  • Resusitasi
  • Kamar Operasi Mayor
  • Kamar Operasi Minor dan Obsevasi Bedah
  • Kamar Bersalin (VK) dan Observasi Obsgin
  • One Day Care
  • Ruangan Luas dan Nyaman
  • Peralatan Lengkap
  • Mampu melayani pasien secara komprehensif
  • Petugas Triase yang berqualifikasi emergency

 TRIASE RUANG RESUSITASI

  • Melayani Pasien yang datang ke IGD yang memerlukan pelayanan resusitasi.
  • Dilayani oleh petugas yang professional.

 KAMAR OPERASI MAYOR 

  • • Memiliki 2 Kamar operasi.
  • • Mampu melayani seluruh kasus emergency.

KAMAR OPERASI MINOR

  • Memberikan pelayanan kegawatan bedah ringan.
  • Memberikan observasi Bedah.

PONEK (PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENCY KOMPREHENSIF)

  • Kamar Bersalin
  • Kamar Bayi Resiko Tinggi